Windows 8 Resmi Launching, Sudah Bisa Dibeli di Indonesia - Rumor tentang Microsoft siap saingi Iphone 5 ternyata bukan hanya omong kosong.
Melalui produk barunya yaitu Windows 8 yang konon kabarnya akan resmi diluncurkan bulan Oktober 2012 ini akhirnya terbukti juga.
Salah satu kesungguhannya adalah sehari setelah peluncuran global pada 26 Oktober 2012, Microsoft telah menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan Windows 8 di Indonesia.
"Sudah ada 500 retail melalui ribuan tokonya yang sudah memasarkan sistem operasi ini," kata Andreas Diantoro, President Director Microsoft Indonesia, saat berbincang dengan KompasTekno, Sabtu (27/10/2012).
Windows 8 Pro dalam bentuk DVD sudah hadir di seluruh Indonesia dan dapat dibeli dengan harga 69,99 dollar AS (sekitar Rp 650.000). Harga ini untuk yang akan melakukan upgrade dari Windows lama (Windows XP, Vista, dan Windows 7).
Untuk upgrade dengan cara online, konsumen yang saat ini menjalankan PC dengan Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7, berhak untuk mengunduh Windows 8 Pro dengan harga 39,99 dollar AS. Penawaran ini berlaku sampai dengan akhir Januari 2013,
Sedangkan, konsumen pengguna yang perangkat dengan Windows 7-nya dibeli antara 2 Juni 2012 dan 31 Januari 2013 bisa mengunduh Windows 8 Pro dengan harga 14,99 dollar AS melalui www.windowsupgradeoffer.com.
Untuk merayakan kehadiran sistem operasi terbaru ini, Microsoft Indonesia menggelar "Device Day" di Mal Taman Anggrek, Jakarta, dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2012.
Ada sekitar 50 komputer, laptop, dan perangkat tablet berbasis Windows 8 yang dipamerkan di acara ini, diantaranya produk dari Acer, ASUS, Dell, Fujitsu, HP, Lenovo, LG, Samsung, Sony, dan Toshiba.
"Windows 8 ini bisa dijalankan di smartphone, tablet, dan notebook dengan sistem operasi yang sama," lanjut Andreas.
Andreas juga banyak menjelaskan kelebihan perangkat tablet berbasis Windows 8, jika dibandingkan dengan tablet lain.
"(Tablet) yang lain hanya bisa untuk entertainment, sedangkan tablet Windows 8 bisa untuk bekerja yang serius dan terproteksi," jelas Andreas.
"Windows 8 merupakan sistem operasi buat kerja dan bermain," tambahnya.
Begilah keseriusan Microsoft mengembangkan Operasi Sistemnya yang tidak mau kalah dengan operasi sistem lainnya baik dalam perangkat Smartphone, Tablet maupun Laptop dan PC.
Sumber : kompas.com
Senin, 26 November 2012
Minggu, 28 Oktober 2012
Kamis, 25 Oktober 2012
KPK
Sejak KPK lahir, citra KPK di
mata publik sangat baik. Publik menjadi memiliki harapan, bahwa KPK merupakan
lembaga yang sangat kuat yang dapat membantu Indonesia dalam memberantas
korupsi. Kinerja yang demikian merupakan sesuatu yang sangat membanggakan di
tengah maraknya budaya korupsi di Indonesia.
Kinerja KPK juga terbukti
sangat bagus. Dalam kurun waktu tahun 2011 saja, KPK sudah menyelamatkan
aset/kekayaan negara hingga Rp 159,9 triliun dan mengembalikan kerugian
negara dari penanganan tindak pidana korupsi mencapai Rp 134,7 miliar pada
tahun 2011, dan sejak tahun 2008-2011 terhitung mencapai angka Rp 975 miliar.
Beberapa pihak sepertinya tak
menyukai kinerja bagus yang diperlihatkan oleh KPK, dan karena itu berusaha
menghambat dengan berbagai cara. Cara-cara yang bersifat menghambat itu
misalnya dalam bentuk melakukan kriminalisasi terhadap KPK, penarikan penyidik
KPK oleh pihak Mabes Polri dengan alasan yang tidak rasional, penolakan oleh
DPR-RI untuk menyetujui anggaran pembangunan gedung KPK, dan juga melalui
usulan revisi UU KPK.
Seperti sudah diketahui oleh
publik, revisi itu antara lain akan mencabut kewenangan KPK untuk melakukan
penyadapan, penyidikian dan penuntutan yang diberikan oleh KPK sebelumnya oleh
UU No. 30 Tahun 2002. Kami percaya bahwa jika seluruh kewenangan itu dicabut,
maka KPK akan menjadi institusi yang lemah dan tidak berguna.
Tindakan Polda Bengkulu yang
ingin menangkap Kompol Novel Baswedan (penyidik KPK yang memeriksa Irjen Polisi
Djoko Susilo dalam kasus karupsi Simulator SIM yang melibatkan juga beberapa
perwira tinggi lainnya dari kepolisian) pada Jumat 5 Oktober lalu, menjadi
bukti kuat bahwa Polri sendiri berada dalam barisan yang ingin memperlemah
kinerja KPK. Menurut kami, insiden itu adalah sebuah blunder yang besar, dan
telah menimbulkan ketidakpercayaan publik kepada Polri dalam kerja
pemberantasan korupsi di Indonesia.
Sumber :
theglobejournal.com
iPhone 5 vs Samsung S3
Galaxy S3 disebut-sebut sebagai kompetitor iPhone
5 yang paling kuat. Seperti halnya ponsel-ponsel Android, Galaxy S3 ini
memiliki layar 5 inci. Layar S3 menggunakan teknologi yang disebut AMOLED
sehingga mampu menampilkan warna yang hidup dan warna hitam lebih dalam.
Sebaliknya, iPhone 5 punya layar LCD yang bisa menampilkan warna putih jauh
lebih baik.
Berikut ini adalah perbandingan kedua ponsel pintar tersebut:
iPhone 5
Berikut ini adalah perbandingan kedua ponsel pintar tersebut:
iPhone 5
Harga : $699/$799/$899
OS : iOS 6
Prosesor : Apple A6
Display : LCD 4 inchi
Resolusi : 1136x640
Dimensi : 4,8" x 2,3" x 0.29"
Berat : 3,95 oz
Seluler : LTE, HSPA+, EV-DO Rev.A
Kecepatan maks : 100 megabits
Wi-Fi : 802,11 b/g/n/a (dual-band)
Kamera : rear-facing 8 megapixel
front-facing 0,9 megapixel
Kapasitas video : 1080p recording
Internal : 16/32/64 GB
SD Card : Tidak ada
Batere : 8 jam (3G bicara/data)
Konstruksi : aluminium unibody
Samsung Galaxy S III
Harga : Sekitar $699
OS : Android 4.0.1 Touchwiz UX/UI
Prosesor : Exynos 4412 (Quad core)
Display : 4,8 inchi super AMOLED
Resolusi : 1280x720
Dimensi : 5,38" x 2,78" x 0,34"
Berat : 4,69oz
Seluler : LTE, GSM, HSPDA+
Kecepatan maks : 21,1 megabits
Wi-Fi : 802,11 b/g/n/a
Kamera : rear-facing 8 megapixel
front-facing 1,9 megapixel
Kapasitas video : 1080p recording
Internal : 32 GB
SD Card : Ada (bisa mencapai 64 GB)
Batere : 11 jam (3G bicara/data)
Konstruksi : plastic shell body
Sumber :
www.tempo.co
Outsourcing
Outsourcing mengacu pada
sebuah perusahaan yang kontrak dengan perusahaan lain untuk menyediakan layanan
yang mungkin dilakukan oleh karyawan di-rumah. Banyak perusahaan besar sekarang
outsourcing pekerjaan seperti layanan call center, layanan e-mail, dan penggajian.
Pekerjaan ini ditangani oleh perusahaan terpisah yang mengkhususkan diri pada
setiap layanan, dan seringkali berada di luar negeri.
MENGAPA PERLU OUTSOURCING?
Ada banyak alasan bahwa
perusahaan-perusahaan meng-outsource berbagai macam pekerjaan, tetapi tampaknya
keuntungan yang paling menonjol penghematan uang. Banyak perusahaan yang
menggunakan jasa outsourcing dapat melakukan pekerjaan dengan uang yang lebih
sedikit, karena mereka tidak harus memberikan manfaat untuk pekerja mereka dan
tidak khawatir dengan biaya overhead yang lebih sedikit.
Outsourcing juga memungkinkan
perusahaan untuk berfokus pada isu-isu bisnis lainnya sementara yang detail
ditngani oleh para ahli dari luar. Ini berarti bahwa sejumlah besar sumber daya
dan perhatian, yang mungkin jatuh di atas bahu profesional di bidang manajemen,
dapat digunakan untuk yang lebih penting, masalah yang lebih luas dalam
perusahaan. Perusahaan khusus yang menangani pekerjaan outsourcing sering
efisien, dan seringkali memiliki kemampuan kelas dunia dan akses terhadap
teknologi baru bahwa perusahaan tidak mampu membeli sendiri. Plus, jika sebuah
perusahaan ingin memperluas, outsourcing adalah cara yang efektif untuk memulai
pondasi bangunan di negara lain.
Organisasi yang outsourcing yang mencari untuk mewujudkan
manfaat atau alamat isu-isu berikut:
* Penghematan biaya * - Penurunan biaya
keseluruhan pelayanan untuk bisnis. Hal ini akan mengurangi ruang lingkup,
mendefinisikan tingkat kualitas, harga kembali, re-negosiasi, dan biaya
re-strukturisasi. Akses untuk menurunkan ekonomi biaya melalui offshoring
disebut "tenaga kerja arbitrase" yang dihasilkan oleh kesenjangan
upah antara negara-negara industri dan negara-negara berkembang.
*Fokus pada Core Bisnis - Sumber (untuk investasi
misalnya, orang, infrastruktur) dapat difokuskan pada pengembangan bisnis inti.
Sebagai contohnya sering organisasi meng-outsource IT Support mereka ke
Perusahaan yang memiliki spesialisi di bidang IT Service.
* Restrukturisasi Biaya - leverage Operasi adalah
sebuah pengukuran dengan membandingkan biaya tetap terhadap biaya yang
berubah-ubah. Outsourcing mengubah keseimbangan rasio ini dengan menawarkan
sebuah perpindahan dari biaya tetap ke biaya yang berubah-ubah dan membuat
biaya yang berubah-ubah lebih mudah diprediksi.
* Meningkatkan kualitas - Mencapai sebuah
perubahan tinggi dalam kualitas melalui kontrak layanan dengan kesepakatan
tingkat layanan yang baru
Sumber :
www.agathis.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)

